Visi Misi

 

Visi dan Misi Pemerintah Kota Pematangsiantar.

Dalam menyelenggarakan pemerintahan pembangunan pemerintah kota telah menetapkan visi untuk  Tahun 2010-2015 sebagaimana yang telah ditetapkan dalam RPJMD Kota Pematangsiantar 2010-2015 adalah terwujudnya “Kota Pematangsiantar Mantap, Maju, dan Jaya”.

Mantap : dalam arti bahwa semua potensi daerah baik sumber daya alam maupun sumber daya manusia dalam keadaan stabil sehingga mampu memberikan andil dalam pembangunan daerah.

Maju : dalam arti kinerja pembangunan daerah ditandai oleh adanya laju pertumbuhan dan peningkatan grafik di sektor-sektor prioritas yang secara langsung berdampak positif bagi peningkatan kualitas kehidupan serta penguatan posisi daya saing ekonomi, sosial dan budaya masyarakat Kota Pematangsiantar secara berkelanjutan.

Jaya : dalam arti hasil pembangunan daerah yang telah dilaksanakan oleh pemerintah kota dan masyarakat  pematangsiantar  berhasil dengan   sukses sesuai dengan target-target yang ditetapkan dalam kinerja pembangunan antara lain :

1).   Mewujudkan pemerintahan yang bersih dengan sasaran pembangunan meningkatnya kinerja PNS/THL di lingkungan pemerintahan Kota Pematangsiantar; dan terwujudnya pemerintahan yang responsif, transparan dan akuntabel.

2).   Meningkatkan kualitas pendidikan dengan tujuan : meningkatnya kualitas pendidikan sesuai dengan perkembangan ilmu dan teknologi; dan  meningkatnya kualitas ketrampilan generasi muda dengan sasaran 

  • Ø Meningkatnya Angka Melek Huruf (AMH), yaitu proporsi penduduk berusia 15 tahun ke atas yang dapat membaca dan menulis dalam huruf latin atau lainnya, sehingga mencapai nilai maksimum 99,80 %.
  • Ø Meningkatnya angka rata-rata lama sekolah, yaitu rata-rata jumlah tahun yang dihabiskan oleh penduduk usia 15 tahun ke atas untuk menempuh semua jenis pendidikan formal yang pernah dijalani, menjadi  ±  12 tahun.
  • Ø Meningkatnya angka partisipasi murni, yaitu persentase siswa dengan usia yang berkaitan dengan jenjang pendidikannya dari jumlah penduduk di usia yang sama, menjadi ±  100 %.
  • Ø Meningkatnya Angka Pendidikan yang Ditamatkan (APT), yaitu  menyelesaikan pelajaran pada kelas atau tingkat terakhir suatu jenjang sekolah di sekolah negeri maupun swasta dengan mendapatkan surat tanda tamat belajar/ijazah.
  • Ø Terpenuhinya rasio guru terhadap murid, yaitu jumlah guru tingkat pendidikan dasar per 1.000 jumlah murid pendidikan dasar, sesuai dengan SPM departemen pendidikan Nasional terhadap pendidikan dasar dan menengah.

3).   Meningkatkan pelayanan kesehatan, yang bertujuan meningkatnya derajat kesehatan masyarakat, dengan sasaran:

  • Ø Meningkatnya angka kelangsungan hidup bayi.
  • Ø Meningkatnya  Angka Usia Harapan Hidup
  • Ø Perbaikan persentase balita gizi buruk
  • Ø Terpenuhinya standar pelayanan rasio posyandu per satuan balita menjadi 1 : 96.
  • Ø Terpenuhinya rasio puskesmas/poliklinik  per satuan penduduk menjadi 7,5 per 100.000.
  • Ø Perbaikan persentasi jumlah kematian ibu menjadi 110 per 100.000. 

4).   Memperkuat  sistem ekonomi, usaha kecil menengah (UKM) dan koperasi yang tujuan : meningkatnya  kesejahteraan masyarakat dari usaha UMKM, Koperasi, perdagangan dan pariwisata, dengan sasaran :

  • Ø Peningkatan perekonomian daerah melalui optimalisasi usaha sektor riil, UMKM, Koperasi, Perdagangan dan Pariwisata.
  • Ø Peningkatan kesempatan kerja (rasio penduduk yang bekerja), yaitu  hubungan antara angkatan kerja dengan kemampuan penyerapan tenaga kerja.

5).   Meningkatkan kualitas dan kuantitas infrastruktur yang bertujuan melakukan percepatan pembangunan dan pengembangan infrastruktur kota berbasis lingkungan hidup (green city) dan estetika (keindahan) kota. upaya ini dilakukan melalui penataan lingkungan kota dan peningkatan fungsi maupun kapasitas Prasarana, Sarana  dan Utilitas (PSU) lingkungan kota melalui kerjasama dan peran serta masyarakat, dengan sasaran 

  • Ø Terwujudnya infrastruktur (prasarana, sarana dan utilitas) kota yang berkualitas, bersih, hijau dan nyaman bagi warga kota.
  • Ø Terwujudnya pembangunan dan pengembangan kawasan  kota yang berwawasan lingkungan dan mempedomani rencana tata ruang wilayah.
  • Ø Terwujudnya Kota Pematangsiantar sebagai salah satu Pusat Kegiatan Wilayah (PKW) di Provinsi sumatera utara.
  • Ø Terwujudnya Kota Pematangsiantar sebagai salah satu kawasan strategis ekonomi dan sosial di Provinsi sumatera utara.
  • Ø Terwujudnya Kota Pematangsiantar sebagai salah satu bagian pengembangan kawasan agropolitan dataran tinggi bukit barisan.
  • Ø Terwujudnya kawasan industri dan Pusat Distribusi Regional (PDR) di  Kota Pematangsiantar
  • Ø Terwujudnya Kota Pematangsiantar sebagai kawasan pengembangan dan pelestarian keragaman hayati.
  • Ø Terwujudnya sistem transportasi darat yang efektif dan efisien
  • Ø Terwujudnya sistem persampahan yang memperhatikan aspek lingkungan

6).   Menata sistem pelayanan publik yang lebih baik dan profesional

       Misi ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas aparatur pemerintah. berdasarkan tujuan yang akan diwujudkan sebagai bentuk akhir dalam menjalankan misi guna mendukung terwujudnya visi yang dicita-citakan maka sasaran pembangunan yang ditetapkan adalah :

  • Ø terciptanya sistem informasi pelayanan perijinan dan adiministrasi pemerintah yang  efektif dan efisien berbasis e-government guna mewujudkan pelayanan prima;
  • Ø tersosialisasinya perda  serta diikuti dengan penegakan yang  transparan;
  • Ø tingkat penyelesaian pelanggaran k3 (Ketertiban, Ketentraman, Keindahan) efektif dan efisien  di Kota Pematangsiantar;
  • Ø tingkat  waktu tanggap (response time rate) daerah layanan Wilayah Manajemen Kebakaran (WMK) yang memadai;
  • Ø tersedianya  sarana prasarana perkantoran pemerintahan kelurahan yang baik;
  • Ø tersedianya sistem informasi manajemen pemda Kota Pematangsiantar.

7). Menata sistem alokasi dana penggunaan anggaran yang efisien dan pro rakyat yang bertujuan untukmewujudkan kemandirian keuangan daerah, efisiensi penggunaan anggaran, pengentasan kemiskinan, pengangguran dan perbaikan iklim kerja, dengan  sasaran :

  • Ø Meningkatnya tatanan sistem pengelolaan anggaran yang efisien dan  terpadu dengan perencanaan
  • Ø Menurunnya angka kemiskinan menjadi 6,9 % dan tingkat pengangguran terbuka menjadi 9,4 %.

PEMIMPIN KOTA PEMATANGSIANTAR



ARSIP BERITA

Jajak Pendapat

Apakah Website Pemerintah Kota Pematangsiantar telah memberikan informasi publik dengan baik?
Sangat Baik
Baik
Cukup
Kurang
Sangat Kurang

Lihat

APLIKASI PEMKO PEMATANGSIANTAR

Statistik Pengunjung

  Online = 1
  Hari ini = 272
  Total = 13332

Ikuti Kami