Berita



semua agenda

Agenda

semua download

Download

Link Terkait

Peta Lokasi


Wali Kota Coba Kasuksak Saat Resmikan Galeri Ulos LKPS Anugrah

Selasa, 15 Januari 2019

Humas

Berita

Dibaca: 398 kali

Wali Kota H Hefriansyah, SE, MM mencoba alat tenun bukan mesin (ATBM) dalam bahasa Batak Kasuksak dan bercengkerama dengan sejumlah penenun, saat peresmian Galeri Ulos Lembaga Penyelenggara Kesejahteraan Sosial (LPKS) Anugrah, di Jalan Halilintar, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur Senin (14/1).

Melalui Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) perwakilan Pematangsiantar geleri ulos dibangun. Saat memberikan kata sambutan, Wali Kota mengucapkan terima kasih kepada Elly Tjan selaku Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Pematangsiantar. Sebab pembangunan geleri ulos tersebut atas bantuan BI melalui Program Sosial Bank Indonesia (PSBI).

“Saya menilai pembangunan galeri ini dapat meningkatkan optimisme UMKM lokal khususnya UMKK berbasis Local Economic Development (LED),” sebut wali kota yang kebetulan merupakan sarjana ekonomi.

Kepada seluruh anggota LKPS Anugrah agar dapat meningkatkan kualitas produksinya. Tujuannya, dapat meningkatkan daya saing UMKM LED di Kota Pematangsiantar, harapnya.

“Bantuan ini merupakan salah satu peran Bank Indonesia bersama pemerintah dalam upaya meningkatkan kapasitas ekonomi daerah, melalui pengembangan UMKM lokal. Agar ke depanya dapat bersaing produksinya dan dapat berkontribusi dalam peningkatan ekonomi lokal. Serta turut berperan aktif dalam melestarikan budaya lokal yang sustainable dan berkelanjutan,” terang wali kota.

Sementara Kepala Perwiklan Bank Indonesia Pematangsiantar Elly Tjan mengatakan, galeri ulos ini tempat berkumpulnya anggota LPKS, khususnya kaum ibu dan generasi muda. Mereka dapat diberdayakan untuk melestarikan ulos, khususnya di Sumatera Utara. Serta bisa membantu pemasaran.

“Yang dibuat LPKS Anugrah merupakan warisan budaya leluhur, dan untuk menambah penghasilan ibu-ibu rumah tangga,” kata Elly Tjan yang berharap ke depannya anak-anak bisa diajak untuk mencintai warisan budaya lokal.

Ulos atau sering juga disebut kain ulos adalah salah satu busana khas Indonesia. Ulos secara turun temurun dikembangkan oleh masyarakat Batak, Sumatera utara. Dari bahasa asalnya, ulos berarti kain. Cara membuat ulos serupa dengan cara membuat songket khas Palembang, yaitu menggunakan alat tenun bukan mesin. (Dikutip dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas).

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Pematangsiantar Jadimpan Pasaribu, Camat Siantar Timur, Lurah Siopat Suhu, pengurus dan anggota LKPS Anugrah serta masyarakat. (Humas/Eva/Pamai).

Berita Terkait

Share

Kembali ke atas

PEMIMPIN KOTA PEMATANGSIANTAR




ARSIP BERITA

Jajak Pendapat

Apakah Website Pemerintah Kota Pematangsiantar telah memberikan informasi publik dengan baik?
Sangat Baik
Baik
Cukup
Kurang
Sangat Kurang

Lihat

APLIKASI PEMKO PEMATANGSIANTAR

Siantar Smart City

e-PLANNING

Login Admin Aspirasi Smartcity

Statistik Pengunjung

  Online = 2
  Hari ini = 257
  Total = 256893

Ikuti Kami