Sholat Idul Adha 1439 H di Lapangan H Adam Malik Pematangsiantar Khidmat

Rabu, 22 Agustus 2018

Humas

Berita

Dibaca: 285 kali

Tema : "Qurban sebagai kendaraan yang akan kita gunakan kelak di yaumul qiyamah"

Pelaksanaan Sholat Idul Adha 1439 H di lapangan H Adam Malik kota Pematangsiantar berlangsung khidmat, tampak hadir Sekda Budi utari, AP, Kapolres Pematangsiantar AKBP Doddy Hermawan, S.Ik, Ketua TP PKK Syahputri br Hutabarat dan ribuan masyarakat dengan imam skaligus khatib Dr. Ahmad Rajagukguk, Rabu (22/8).

Panitia Hari Besar Islam (PHBI) kota Pematangsiantar sebelum pelaksanaan Sholat berjamaah menerangkan, jumlah penyembelihan hewan qurban di kota Pematangsiantar pada tahun 1439 H sebanyak 753 ekor hewan dengan rincian 604 ekor lembu dan 149 ekor kambing dari 131 lokasi penyembelihan, katanya.

Usai pelaksanaan Sholat Idul Adha berjamaah, dalam tausiah khatib mengatakan, hari ini kita diberi kesempatan merayakan hari yang besar dan agung sehingga Allah SWT melalui Rasulullah SAW diberikan kesempatan untuk bertakbir. Hari ini dimana Allah SWT ingin kita kembali sadar tentang perjuangan kekasihnya yang mengorbankan kehidupannya yakni Ibrahim AS.

Idul Adha menyadarkan kita akan komitmen perjuangan dan pengorbanan dengan kisah dari Ibrahim AS, yang lama tidak dikaruniai putera, Ia terus berdoa dan memohon kepada Allah. Ia menjadi cermin kepada kita, bagi kita yang sudah menikah tetapi belum diberikan keturunan agar terus memohon dan berdoa terus menerus, Jangan putus asa terhadap rahmat Allah SWT.

Setelah doa Ibrahim dikabulkan dengan lahirnya Ismail, tetapi kemudian datang perintah Allah untuk menyembelih putera kesayangan tersebut, kemudian Ibrahim mengatakan kepada Ismail bahwa Allah memerintahkan dirinya untuk menyembelih. Ismail yang dididik dengan nilai-nilai tauhid, menjawab agar ayahnya mengerjakan perintah itu.

Dengan penuh ketakwaan kepada Allah ketika Ibrahim menghunus pedangnya, kemudian Allah memanggil Ibrahim agar menggantinya dengan yang lain. Penyembelihan kurban menyiratkan bahwa kita tidak boleh hadir kepada Allah SWT dengan membawa berhala-berhala, segala harta, pangkat, jabatan merupakan titipan Allah yang harus dipakai untuk membela agama kita, katanya.

Sebelumnya pada hari Selasa malam (21/8) saat kota Pematangsiantar diguyur hujan, Wakil Wali Kota Togar Sitorus SE, MM bersama unsur Forkopimda dan Ny Syahputri Hefriansyah melepas pawai takbir Idul Adha 1439 H diiringi pembacaan doa oleh ketua MUI Pematangsiantar Drs. M Ali Lubis di depan Balai Kota Jalan Merdeka. (Humas Pemko Pematangsiantar).

Berita Terkait

Share

Kembali ke atas

PEMIMPIN KOTA PEMATANGSIANTAR




ARSIP BERITA

Jajak Pendapat

Apakah Website Pemerintah Kota Pematangsiantar telah memberikan informasi publik dengan baik?
Sangat Baik
Baik
Cukup
Kurang
Sangat Kurang

Lihat

APLIKASI PEMKO PEMATANGSIANTAR

Siantar Smart City

e-PLANNING

Login Admin Aspirasi Smartcity

Statistik Pengunjung

  Online = 6
  Hari ini = 161
  Total = 140161

Ikuti Kami