Tabligh Akbar Bersama Ustadz Maulana Dipadati Ribuan Masyarakat

Senin, 30 April 2018

Humas

Berita

Dibaca: 687 kali

Dengan Mempererat Silaturahmi dan Ukhuwan Islamiyah, Mari Kita Ciptakan Situasi yang Aman dan Kondusif di Kota Pematangsiantar, demikian tema pada acara Tabligh Akbar yang digelar Polres Pematangsiantar, dengan penceramah ustadz Maulana, acara berlangsung di Lapangan Haji Adam Malik, Minggu malam (29/4).

Pada acara tabligh akbar yang dimulai pada pukul 20.30 wib sampai 23.00 wib tersebut, dihadiri staf ahli Drs. Khaidir Sitompul mewakili Wali Kota, Ny. Syahputri Hefriansyah selaku ketua TP-PKK bersama rombongan dan ribuan masyarakat tampak hadir untuk melihat langsung dan mendengarkan ceramah dengan gaya khas yang kocak dari usatadz Maulana, yang selama ini dikenal melalui media.

Selain itu jajaran Forkopimda yang hadir antara lain, Kapolres Pematangsiantar AKBP Dody Hermawan. Sik, Danrem 022/PT Kolonel Arm Khoirul Hadi, SE, Danrindam I/BB Kolonel Inf Zainuddin diwakili Kabagdik Letkol Inf Sukirman S, Dandim 0207/SML Letkol Inf Robinson Tallupadang. SIP.

Dandenpom di wakili Kapten Cpm Z. Z Siregar, Ketua MUI Drs. H. Mhd. Ali Lubis, Ketua MUI Kab. Simalungun H. Abdul Halim Lubis LC. MM, Ketua Pengadilan Negeri Pematangsiantar Rosihan Zuriah Rangkuti, SH, MH, Kajari Pematangaiantar Ferziansyah Sesunan, SH, MH, Kakanmenag Pematangsiantar Drs. Abdul Rahman Harahap.

Dalam ceramah Ustadz Maulana diantaranya menyampaikan, umat muslim selalu memberikan keselamatan buat diri, sesama dan selamat sampai ke surga, orang yang beragama tidak kacau hidupnya, siapa yang memuji Allah, pujian itu akan kembali kepadanya karena Allah tidak butuh pujian, setiap ucapan adalah do′a makanya ucapkan yang baik-baik.

Jangan beribadah karena terpaksa, beribadahlah untuk menegakkan tiang agama, beribadah upayakan karena kebutuhan, jangan berburuk sangka kepada Allah SWT, Ibadah harus dinikmati, kata ustadz Maulana dalam tausiah yang disampaikan dengan gaya khasnya, Ia juga menyampaikan tentang peristiwa Nabi Muhammad SAW tentang Isra′ mi′raj, dimana peristiwa tersebut terdapat hikmah yang harus kita teladani.

Menjelang pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2018, sambung ustadz Maulana mengatakan, boleh beda pilihan asal jangan bermusuhan, tidak boleh ada rusuh, kita semua bersaudara, katanya seraya mengingatkan, bulan Ramadhan tinggal beberapa hari lagi, isilah dengan memperbanyak ibadah, jangan permasalahkan perbedaan jumlah raka′at shalat Tarawih, yang salah itu, yang tidak shalat, jauhi narkoba, jangan sekali-sekali mendekatinya. (Humas/Zoel).

Berita Terkait

Share

Kembali ke atas

PEMIMPIN KOTA PEMATANGSIANTAR




ARSIP BERITA

Jajak Pendapat

Apakah Website Pemerintah Kota Pematangsiantar telah memberikan informasi publik dengan baik?
Sangat Baik
Baik
Cukup
Kurang
Sangat Kurang

Lihat

APLIKASI PEMKO PEMATANGSIANTAR

Siantar Smart City

e-PLANNING

Login Admin Aspirasi Smartcity

Statistik Pengunjung

  Online = 4
  Hari ini = 457
  Total = 166515

Ikuti Kami