Pengukuhan Pengurus MUI Pematangasiantar 2017-2022 Dihadiri Walikota

Minggu, 04 Maret 2018

Humas

Berita

Dibaca: 456 kali

Mari bersama-sama menciptakan situasi tertib, aman dan kondusif, terutama dalam menjaga toleransi sesama ummat beragama dan antar suku di kota yang kita cintai ini, agar semakin mantap, maju dan jaya. Demikian ungkapan Walikota Hefriansyah, SE, MM saat menghadiri pengukuhan pengurus MUI Kota Pematangsiantar priode 2017-2022, di Pujasera, Jalan WR Supratman, Minggu pagi (4/3).

Dalam pengukuhan pengurus MUI Kota Pematangsiantar priode 2017-2022 oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara, Prof. DR. Abdullah Syah, MA ini, Walikota memberikan sambutan, Ia menegaskan, “Sekarang kita sedang menyongsong pelaksanaan Pilkada serentak Gubsu, dan kita yakinkan kota ini tetap aman dan kondusif tanpa ada menyinggung masalah suku, agama ras dan antar golongan”, katanya.

Ketua MUI Kota Pematangsiantar, Drs. H. M. Ali Lubis yang terpilih ke tiga kalinya pada Musda VI, Minggu (11/2) lalu, melalui sambutannya mengatakan, MUI adalah lembaga pengabdian, perjuangan dan lembaga dakwah tanpa imbalan seperti yang diperoleh di tempat lain. Karena ulama diibaratkan sebagai lampu penerang di tengah-tengah masyarakat, kepengurusannya dituntut memiliki budi pekerti yang baik.

MUI Kota Pematangsiantar dalam mendukung program pemerintah kota, butuh dukungan semua pihak, “Kota Pematangsiantar memiliki predikat kota paling toleran di Indonesia, mari pertahankan predikat itu tanpa mencampuri urusan agama orang lain, artinya, kita harus saling menjaga kerukunan itu”, kata ketua MUI Ali Lubis.

Selaku ketua dewan pertimbangan MUI, Zulkarnain Nasution mengatakan bahwa kepengurusan yang dikukuhkan sebanyak 164 orang merupakan jumlah yang relatif besar, sehingga, muncul optimisme bahwa pelaksanaan visi dan misi yang wajib dipahami dapat dituangkan melalui program kerja untuk dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

Dijelaskan Ketua MUI Sumatera Utara bahwa Majelis Ulama adalah tenda besar bagi ummat Islam agar terhindar dari berbagai aliran sesat yang bermunculan, kemudian, tugas “amar ma’ruf nahi mungkar” sejalan dengan tugas TNI dan Polri untuk mencegah perbuatan yang tidak baik dan mengajak ummat untuk berbuat baik, terpuji serta mulia.

“Jumlah kepengurusan MUI Kota Pematangsiantar yang relatif besar diharap berfungsi dengan sebaik-baiknya, ulama sebagai pewaris nabi yang mewariskan ilmu, bertujuan untuk memberi pencerahan kepada ummat Islam,” terangnya.

Selain Walikota kegiatan itu dihadiri Kapolres, AKBP. Doddy Hermawan, Danrem 022 Pantai Timur, Kolonel Arm Khairul Hadi, SE, Kepala Pengadilan Agama Pematangsiantar dan Simalungun, ketua MUI Simalungun, H Abdul Halim Lubis, sejumlah kepala Bank Syariah Kota Pematangsiantar dan lainnya.

Pengurus MUI pematangsiantar 2017-2022 yang baru dikukuhkan antar lain: Ketua Umum, Drs H M Ali Lubis, Wakil Ketua Umum, Zainal Siahaan. Diikuti 12 unsur ketua. Sekretaris Umum, H Akhmad Ridwansyah Putra dan 5 unsur sekretaris. Bendahara Umum, H Badri Kalimantan serta 2 unsur bendahara.

Selanjutnya, kepengurusan dilengkapi dengan Komisi Fatwa, Komisi Ukuwah Islamiyah, Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat. Komisi Pendidikan dan Kaderisasi Ulama. Komisi Pengkajian dan Penelitian, Komisi Hukum dan Perundang-undangan, Komisi Pemberdayaan Ekonomi Ummat, Komisi Perempuan, Remaja dan Keluarga, Komisi Informatika dan Komunikasi. Komisi Hubungan antar Ummat Beragama, Komisi Hubungan Antar Daerah dan Kerjasama Wilayah serta Komisi Pemuda dan Pembinaan Seni Budaya Islam. (Humas/C1/S1).

Berita Terkait

Share

Kembali ke atas

PEMIMPIN KOTA PEMATANGSIANTAR




ARSIP BERITA

Jajak Pendapat

Apakah Website Pemerintah Kota Pematangsiantar telah memberikan informasi publik dengan baik?
Sangat Baik
Baik
Cukup
Kurang
Sangat Kurang

Lihat

APLIKASI PEMKO PEMATANGSIANTAR

Siantar Smart City

e-PLANNING

Login Admin Aspirasi Smartcity

Statistik Pengunjung

  Online = 12
  Hari ini = 449
  Total = 121518

Ikuti Kami