Untuk Pilgubsu 2018 Berintergrasi Tolak Politik Uang dan Politisasi Sara

Rabu, 14 Februari 2018

Humas

Berita

Dibaca: 665 kali

Deklarasi tolak dan lawan politik uang, politisasi SARA untuk Pilkada Gubsu 2018 yang berintegritas, yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Sumatera Utara ini, sebagai langkah mengawal Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur di gelar di lapangan Parkir Pariwisata Jalan Merdeka Pematangsiantar, Rabu. (14/2).

Acara dihadiri Wakil Walikota, Togar Sitorus SE, Danrem 022/PT di wakili, Mayor Inf H. Siregar, Dandim 0207/Sml, Letkol Inf Robinson Tallupadang SIP, Kapolres Pematangsiantar, AKBP Doddy Hermawan SIK, Kajari Pematangsiantar diwakili Albert Pangaribuan SH, MH, Ketua KPU, Mangasi Tua Purba, Ketua Panwaslu, Lila Sinaga SH, Danramil 04/SB kpt Inf W. Bimo dan perwakilan 16 partai politik.

Ketua Panwaslu, Lila Sinaga dalam sambutannya mengatakan, Bawaslu mengajak seluruh komponen untuk menolak politik uang dan politisasi Sara dalam pilkada thn 2018, Politik uang merupakan permasalahan yang dihadapi di setiap daerah pada pelaksanaan pilkada.

Dalam acara yang dilaksanakan Panwaslu, Kapolres Pematangsiantar mengatakan, Jajaran Polres, Korem, Kodim, dan Pemerintah kota ikut serta mendukung Deklarasi tolak dan lawan politik uang dan politisasi sara.

Selanjutnya perwakilan partai politik bersama-sama membacakan deklarasi, antara lain, Mengawal pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Walikota dan Wakil Walikota, Bupati dan Wakil Bupati tahun 2018 dari praktik politik uang dan politik SARA karena merupakan ancaman besar bagi demokrasi dan kedaulatan rakyat.

Tidak menggunakan politik uang dan SARA dalam mempengaruhi pilihan pemilih. Mengajak pemilih menentukan pilihan yang cerdas berdasarkan visi, misi, dan program kerja bukan berdasarkan politik uang dan SARA. Mendukung pengawasan dan penanganan terhadap politik uang dan politisasi SARA yang dilakukan pengawas pemilu.

Tidak melakukan intimidasi, ujaran kebencian, kekerasan atau aktivitas dalam bentuk apapun yang dapat mengganggu proses penanganan pelanggaran praktik politik uang dan SARA.

Usai pembacaan deklarasi, Forkopimda, ketua KPU serta beberapa perwakilan partai politik, tokoh masyarakat, organisasi masyarakat dan berbagai elemen masyarakat setelah pelepasan balon dan burung merpati, selanjutnya membubuhkan tanda tangan dan cap telapak tangan di spanduk sebagai komitmen menolak politik uang dan SARA.(Humas/C2)

Berita Terkait

Share

Kembali ke atas

PEMIMPIN KOTA PEMATANGSIANTAR




ARSIP BERITA

Jajak Pendapat

Apakah Website Pemerintah Kota Pematangsiantar telah memberikan informasi publik dengan baik?
Sangat Baik
Baik
Cukup
Kurang
Sangat Kurang

Lihat

APLIKASI PEMKO PEMATANGSIANTAR

Siantar Smart City

e-PLANNING

Login Admin Aspirasi Smartcity

Statistik Pengunjung

  Online = 4
  Hari ini = 262
  Total = 154261

Ikuti Kami